Menpora maklumi pembatalan ASEAN Para Games 2020

Menpora maklumi pembatalan ASEAN Para Games 2020

Saya tahu para atlet kita pasti kecewa karena persiapan mereka sudah luar normal dan harapan untuk jadi jempolan umum, tapi apa boleh bagi harus kita terima kenyataannya

Jakarta (ANTARA) – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali memaklumi keputusan tuan rumah Filipina yang membatalkan penyelenggaraan ASEAN Para-para Games 2020 lantaran pandemi virus corona yang masih mengancam.

“Kita paham dengan suasana pandemi corona ini. Filipina juga menemui hal yang sama seperti kita. Kita memaklumi itu, ” sekapur Zainudin dalam video yang diterima di Jakarta, Minggu.

Zainudin sadar betul keputusan tersebut telah membuat para atlet para-para games kecewa. Apalagi mereka pula mempunyai target besar, yaitu menjelma juara umum ASEAN Para Games 2020.

Baca juga: ASEAN Para Games 2020 resmi dibatalkan

Namun Zainudin mengingatkan bahwa keputusan penyelenggaraan ASEAN Para-para Games tetap menjadi wewenang tuan rumah. Indonesia maupun negara-negara Asia Tenggara lainnya tak bisa mengerjakan apa-apa.

“Saya cakap para atlet kita pasti kecewa karena persiapan mereka sudah asing biasa dan harapan untuk oleh karena itu juara umum, tapi apa boleh buat harus kita terima kenyataannya, ” tuturnya.

Tim Indonesia sudah mempersiapkan diri menuju APG 2020 dengan menggelar pelatnas di Solo sejak Mei 2019. Kontingen Merah Putih menargetkan mampu mengulang prestasi pada ASEAN Para Games 2017 Malaysia yang masa itu sukses meraih gelar pendekar umum dengan torehan 126 medali emas, 75 perah, dan 50 perunggu.

Sayangnya, tumpuan itu sama sekali tak mampu terwujud saat APG 2020 diputuskan untuk dibatalkan setelah sempat besar kali mengalami penundaan.

Baca juga: ASEAN Para Games 2020 kembali diundur akibat virus corona
Membaca juga: Penundaan ASEAN Para Games 2020 bengkakkan dana pelatnas

ASEAN Para Games 2020 yang dijadwalkan digelar pada 3-9 Oktober dibatalkan menyusul fokus pemerintah Filipina saat itu tertuju pada penanganan COVID-19.

Keputusan tersebut disampaikan Kepala ASEAN Para Sports Federation (APSF) Osoth Bavilai melalui surat informasi resmi bernomor APSF 2020/070 tertanggal 8 Mei 2020.

Dalam surat edaran itu, ada empat hal yang melandasi penghapusan tersebut, salah satunya keputusan Komite Olahraga Filipina (PSC) yang sudah menyetop pendanaan penyelenggaraan pesta gerak se-Asia Tenggara itu.

“Dengan keputusan Komisi Olahraga Filipina (PSC), maka dengan menyesal aku nyatakan bahwa ASEAN Para Games ke-10 secara resmi dibatalkan, ” demikian bunyi surat tersebut.

Baca pula: 269 atlet NPCI dipulangkan dampak COVID-19

Pewarta: Shofi Ayudiana
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Author Image
illvolef304b354