BNPB prediksi penularan corona menurun berangkat Juli

BNPB prediksi penularan corona menurun berangkat Juli

Jakarta (ANTARA) porakporanda Deputi Bidang Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Lilik Kurniawan memperkirakan bahwa jumlah kasus pasti COVID-19 akan makin menurun tiba Juli 2020.

Prediksi itu bisa tercapai jika semua bagian tetap melaksanakan kebijakan PSBB, melestarikan jarak, memakai masker, dan membentengi kebersihan secara disiplin.

“Kalau ini bisa kita lakukan bersama-sama, insyaallah, bisa kita lalui dengan baik dan mungkin setelah Mei dan Juni (kurva penularan) sudah mulai landai dan nanti, insyaallah September, sudah mulai mendarat dan harapannya nanti di tutup tahun kita sudah baik, ” logat Lilik dalam FGD bertajuk “Virus Corona Berakhir…? ” di Jakarta, Senin.

Baca juga: Angka COVID-19 turun, MPR: Pemerintah jangan relaksasi PSBB

Walaupun demikian, diakuinya kasus COVID-19 belum akan hilang dalam waktu dekat karena vaksinnya belum ditemukan.

“Masalah COVID-19 ini tidak 100 persen akan selesai sebab sampai hari ini pun belum ada vaksin untuk COVID-19, ” katanya.

Hal selaras juga dikatakan Kadiv Humas Polri Brigjen Pol. Raden Prabowo Argo Yuwono.

Menurut Argo, dibutuhkan sikap disiplin kolektif di dalam melaksanakan protokol kesehatan untuk menghalangi penularan COVID-19.

“Disiplin perorangan maupun disiplin kolektif. Berarti, ya, sama-sama berdisiplin melakukan adat kesehatan pencegahan COVID-19, ” kata Argo.

Terkait dengan pelarangan mudik Lebaran tahun ini, Polri tidak henti-hentinya mengingatkan agar masyarakat menahan diri untuk tidak mudik.

Upaya ini penting untuk memutus rantai transmisi COVID-19 di Indonesia.

“Memang polisi dibantu dengan TNI dan instansi terkait, kami tidak bosan-bosannya menyampaikan kepada masyarakat buat tidak mudik, ” kata Argo.

Pihaknya juga telah mendirikan check point Operasi Ketupat 2020 di berbagai lokasi untuk menghalau masyarakat yang masih nekat mudik sekaligus menyosialisasikan penerapan protokol kesehatan tubuh.

Menangkap juga: Angka kesembuhan pasien COVID-19 NTB terus meningkat

Mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya ini mengisbatkan bahwa petugas di check point hendak bersikap humanis dalam menjalankan tugasnya.

“Tetap kami komunikasikan dan kami juga tetap humanis dalam menyampaikannya. Kalau diberhentikan di check point , petugas akan memberikan hormat kepada pengendara, kemudian pengendara pun juga kita tanya, misalnya mau ke mana, untuk keperluan apa, ” katanya.

Sanksi dengan dikenakan bagi masyarakat yang diduga hendak melakukan perjalanan mudik merupakan putar balik kembali ke sendi.

Pewarta: Anita Batu Dewi
Editor: D. Dj. Kliwantoro
COPYRIGHT © JARANG 2020

Author Image
illvolef304b354