Polda Metro utamakan pendekatan humanis di protokol normal baru

“… ada 3. 987 personel kepolisian yang diturunkan untuk mengawasi serta mendisiplinkan masyarakat, agar mengikuti aturan kesehatan sesuai PSBB. ”

Jakarta (ANTARA) – Kepala Dunia Hubungan Masyarakat Polda Metro Hebat Kombes Yusri Yunus mengatakan kepolisian akan terus mengedepankan pendekatan humanis dalam pelaksanaan protokol kesehatan menuju tatanan normal baru.

“Intinya kita lakukan secara persuasif, edukatif dan juga humanis. Itu yang akan kita lakukan, ” cakap Yusri di Mako Polda Metro Jaya, Rabu.

Yusri mengatakan pada tahap awal pengoperasian protokol kesehatan menuju normal anyar, ada 3. 987 personel kepolisian yang diturunkan untuk mengawasi & mendisiplinkan masyarakat, agar mengikuti adat kesehatan sesuai PSBB.

Baca juga: Polda Metro Jaya siapkan 3. 987 personel pada awal normal perdana
Baca juga: Polda Metro Jaya siapkan prosedur penanganan umum baru

“Dalam mengawasi masyarakat, kita tetap tidak lepas dari protokol kesehatan yaitu menjaga kebersihan dan  menggunalan masker. Kita siapkan tempat basuh tangan dan yang terakhir jaga jarak, ” ujarnya,

Petugas kepolisian akan diperkuat personel TNI dan Satpol PP mengikuti Dinas Perhubungan dari Pemerintah Daerah DKI Jakarta.

Personel tersebut nantinya akan disebar di sejumlah titik keramaian yang hendak kembali dibuka sejalan dengan kembalinya aktivitas warga Jakarta dan sekitarnya dalam tatanan kehidupan normal segar.

Polda Metro Jaya segera menggelar rapat persiapan pengerjaan untuk mendisiplinkan masyarakat dalam melaksanakan protokol kesehatan demi menuju kondisi normal baru.

“Besok kita berencana rapat dengan para Kapolres karena memang yang dikedepankan adalah mengawasi, ” kata Yusri

Mengaji juga: Komandan Korem 042/Gapu mengambil jajaran tegakkan aturan normal pertama
Baca juga: Kota Bogor siap memasuki fase normal terakhir

Terkait skema pengerahan dan jumlah awak Polda Metro Jaya yang hendak diturunkan, Polda Metro Jaya masih menunggu kebijakan dari Pemerintah Daerah DKI Jakarta.

“Kita masih menunggu juga dari Pemprov Provinsi DKI Jakarta karena pemimpin gugus tugasnya adalah Pemprov DKI, ” katanya.

Baca juga: Bamsoet minta empat provinsi persiapkan diri berlakukan normal baru
Baca selalu: Pemerintah pusat tawarkan pemda kerjakan pelonggaran aktivitas

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menegaskan akan mengerahkan aparat TNI dan Polri secara masif di berbagai titik keramaian untuk mendisiplinkan masyarakat agar mematuhi penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

“Mulai hari ini hendak digelar oleh TNI dan Polri. Pasukan berada di berbagai bintik keramaian dalam rangka mendisiplinkan, bertambah mendisiplinkan masyarakat agar mengikuti protokol kesehatan sesuai PSBB, ” perkataan Presiden saat meninjau stasiun MRT Bundaran Hotel Indonesia di Jakarta.

Menurut Presiden, penghimpunan TNI dan Polri ini hendak dilaksanakan di empat provinsi & 25 kabupaten/kota yang telah menerapkan PSBB. Ia mengharapkan pengerahan alat TNI dan Polri akan mewujudkan masyarakat disiplin mematuhi ketentuan di PSBB, sehingga kurva penularan virus Corona baru atau COVID-19 bisa menurun.

Pewarta: Fianda Sjofjan Rassat
Editor: Arief Pujianto
COPYRIGHT © JARANG 2020

Author Image
illvolef304b354