Awak Tripartit selesai bahas RUU Membikin Kerja klaster ketenagakerjaan

Jakarta (ANTARA) – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengatakan pembahasan RUU Cipta Kerja klaster ketenagakerjaan yang dilakukan bersama Tim Tripartit sudah selesai dan segera disampaikan ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI).

“Seluruh masukan dari awak Tripartit ini akan dipergunakan sebagai rumusan penyempurnaan dari Draft RUU Cipta Kerja yang telah disampaikan ke DPR. Hasil rumusan penuntasan ini segera disampaikan ke DPR, ” kata Menaker Ida dalam keterangan resmi yang diterima dalam Jakarta pada Minggu (2/8).

Tim Tripartit yang terdiri dari pemerintah, unsur pengusaha semacam APINDO dan Kadin serta bervariasi serikat buruh telah melakukan sembilan kali pertemuan dalam rentang 8 Juli-23 Juli 2020 untuk berembuk terkait klaster ketenagakerjaan di RUU Cipta Kerja.

Menaker menegaskan pembahasan dilakukan dalam suasana penuh keakraban meski mengaku terjadi dinamika dalam proses pembahasan dengan memberikan warna tersebut.

“Perbedaan pendapat adalah soal piawai dalam pembahasan. Ini mencerminkan tidak ada kekangan dari pihak manapun karena semua anggota diberikan jalan yang sama untuk berpendapat walaupun berbeda pandangan. Suasana yang kondusif juga mencerminkan kedewasaan berpikir dan sikap yang arif dari seluruh anggota Tim, ” kata Menaker.

Ida mengakui tidak semua materi yang dibahas mencapai kesepahaman bersama. Tapi, pemerintah sudah mencatat berbagai masukan yang bersemangat membangun selama pembahasan dan bervariasi pandangan itu akan menjadi pertimbangan dalam usulan penyempurnaan RUU Membikin Kerja.

Pemerintah, sirih dia, akan mendalami dan memperhatikan kembali masukan-masukan dari tim & mereka tengah atas beberapa memperlawankan pandangan baik dari unsur pekerja, pengusaha, maupun pemerintah.

Proses selanjutnya Kementerian Ketenagakerjaan bakal menyampaikan hasil pembahasan Tim Tripartit kepada Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dan kemudian akan diserahkan ke DPR untuk proses pembahasan berikutnya.

Baca juga: CSIS: RUU Cipta Kerja keharusan sejak bertahun-tahun lalu
Baca juga: Pencari kerja dalam Jakarta tak perlu khawatir hadirnya RUU Ciptaker
Baca juga: RUU Cipta Kerja dinilai sanggup menarik investasi baru
Menangkap juga: Wakil Ketua MPR: Dengarkan aspirasi rakyat menolak RUU Membangun Kerja

Pewarta: Prisca Triferna Violleta
Editor: Tunggul Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Author Image
illvolef304b354