29 perkantoran di DKI Jakarta ditutup sementara karena COVID-19

Jakarta (ANTARA) – Sebanyak 29 perkantoran di DKI  Jakarta ditutup tatkala, 26 di antaranya karena ditemukan  kasus positif COVID-19, sedangkan tiga lainnya akibat melanggar protokol kesehatan tubuh.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan, Transmigrasi dan Energi DKI Jakarta Andri Yansah mengatakan kantor 26 perusahaan yang ditemukan kasus positif COVID-19 ditutup selama tiga hari perlu keperluan sterilisasi dan penyemprotan cairan disinfektan.

“Perkantoran yang ditutup itu 26 karena ditemukan kasus COVID-19, sementara tiga perusahaan lainnya akibat melanggar protokol kesehatan selama PSBB, ” ujar Andri saat dihubungi di Jakarta, Rabu.

Berdasarkan data Disnakertrans dan Energi, hingga 4 Agustus 2020, perkantoran yang ditutup menyesatkan banyak berada di wilayah Jakarta Pusat dengan tujuh perkantoran. Dalam Jakarta Timur dan Jakarta Selatan masing-masing enam perkantoran ditutup, pada Jakarta Utara lima perkantoran & dua perkantoran ditutup di Jakarta Barat.

Dari 26 perkantoran yang ditutup karena COVID-19 itu, Andri menyebutkan ada juga kantor instansi pemerintahan.

“Saya mencatat ada beberapa institusi pemerintah, walaupun kami tidak melayani pemeriksaan tetapi dia melaporkan bahwa karyawannya terdeteksi positif COVID. Sejenis kita lihat oke, baru kita bikinkan berita acara untuk penutupan sementara, ” tutur Andri.

Penutupan itu tidak berguna dilakukan pada seluruh gedung perkantoran, melainkan hanya di area yang ditemukan karyawan terjangkit COVID-19. “Yang kita lakukan tidak serta pada seluruh gedung. Kecuali terjangkitnya kekar, ” katanya.

Selain itu, Andri menyebutkan pegawai di 26 perkantoran yang karyawannya tentu terinfeksi COVID-19 tersebar di semesta wilayah Jakarta.

“Pokoknya lebih dari satu dalam mulia perusahaan, ” tutur Andri minus menyebutkan angka pegawai yang terinfeksi.

Menyuarakan juga: Pegawai positif Corona, Biro Komnas HAM tutup sepekan
Baca juga: Kawasan perkantoran diminta segera atasi klaster pandemi

Adapun jadwal 26 kantor yang ditutup karena COVID-19 adalah:
1. PT Indosat
2. Wisma BSG Abdul Muis (Kementerian Perhubungan Dirjen Perhubungan Laut)
3. Kimia Farma
4. BRI KCU Tanah Abang
5. PT. Link Tone Indonesia
6. PT. Melindo Elang Indah
7. Pusat Pengelolaan Komplek Kemayoran (PPKK) Kementerian Sekretariat Negara
8. Kantin Wali Kota Jakarta Barat
9. PTSP Jakarta Barat
10. BCA Multifinance
11. Polres Jakarta Mengadukan
12. Kecamatan Koja
13. PT Dunia Expedisi Transindo
14. PT  Astra Daihatsu Motor
15. PT Yamaha
16. PT  Puninar
17. Tip Top
18. PT Mitsubishi Krama Yudha Mesin
19. PT PP Konstruksi
20. BPKP
21. BNI Life Smesco
22. PT BCA SCBD
23. KEB Hana Bank
24. PT Daeyong Comunication Indonesia
25. PT Kronus Indonesia
26. PT Asiapay Technology Indonesia

Sementara, tiga perkantoran atau tempat kerja yang ditutup karena tidak menjalankan protokol COVID-19 adalah:
Proyek Graha Pertamina
PT FAP Agri
PT Wintard Jaya
Baca juga: Anies perketat pengawasan dunia usaha terkait klaster perkantoran
Baca juga: Mewaspadai klaster perkantoran

Pewarta: Ricky Prayoga
Editor: Sri Muryono
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Author Image
illvolef304b354