Erick Thohir fokus pemerintah pulihkan kesehatan dan ekonomi bangkit

Erick Thohir fokus pemerintah pulihkan kesehatan dan ekonomi bangkit

Yang kami tanamkan sekarang ini ialah, kesehatan pulih, ekonomi bangkit

Jakarta (ANTARA) – Ketua Pemangku Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Erick Thohir menyatakan bahwa pemulihan kesehatan dan perekonomian secara bersamaan menjadi fokus negeri dalam melewati pandemi COVID-19.

“Yang kami tanamkan sekarang tersebut adalah, kesehatan pulih, ekonomi bangkit, ” ujar Erick Thohir yang juga Menteri BUMN di Jakarta, Senin.

Erick Thohir mengatakan Komite Penanganan COVID-19 serta Pemulihan Ekonomi Nasional memiliki tiga fokus utama yang meliputi Rencana Indonesia Sehat, Indonesia Bekerja, serta Indonesia Tumbuh.

Rencana Indonesia Sehat, kata dia, antara lain meliputi sosialisasi perubahan perilaku dengan luas melibatkan seluruh stakeholders dan komunitas masyarakat, akselerasi test PCR, lacak dan karantina secara nasional.

Baca pula: Erick Thohir: Tidak “lockdown” bagian tepat jaga ekonomi nasional

Kemudian terapi penyembuhan berkelanjutan, mengubah zona merah menjadi kuning dan hijau, menyiapkan masyarakat, dan pilkada aman COVID-19, merencanakan dengan matang program kegiatan sama pembuatan dan pendistribusian imunisasi vaksin dan obat-obatan pembentuk anti bodi dan daya tahan tubuh dalam satu tahun ke depan.

Pemanfaatan satu keterangan untuk penanganan COVID-19 dan kesehatan tubuh, memaksimalkan peran layanan kesehatan primer pengkhususan rumah sakit untuk pelayanan COVID-19 di setiap daerah, mematok transformasi sistem kesehatan dan BPJS berkualitas.

Sementara buat program Indonesia Bekerja meliputi tumpuan UMKM produktif, bantuan kredit dan subsidi bunga UMKM, subsidi gaji melalui BPJS TK, hingga program padat karya pangan oleh Kementan, Kementerian Perikanan dan Kelautan, Kementerian PUPR,   dan Program Padat Karya Pedesaan dalam rangka penambahan produktivitas pangan.

Baca juga: Erick Thohir sebut akan ada bantuan untuk 12 juta UMKM produktif

“Dalam Indonesia Bekerja, ada bantuan UMKM kaya mudah-mudahan satu-dua minggu ini diumumkan 12 juta untuk mikro ritel akan dibantu Rp 2, 4 juta, kurang lebih Rp28, 8 triliun, ” papar Erick Thohir.

Kemudian, lanjut dia, ada juga bantuan kredit & subsidi bunga UMKM yang sebenarnya sudah berjalan namun akan kembali dievaluasi.

Presiden Joko Widodo, Erick menyampaikan, juga membakar peningkatan program padat karya. Pemerintah, lanjutnya, juga memiliki sejumlah muslihat dalam mendorong pertumbuhan dengan meningkatkan perdagangan dari sektor maritim.

Baca selalu: Istana paparkan penjelasan soal Nusantara belum resesi ekonomi

“Ada dua negeri yang pertumbuhan ekonomi dan kelas menengahnya terus naik yaitu Kuwait dan India, itu kita simpanan apa yang jadi kebutuhan, tanpa ke Eropa terus, ” sebutan Erick.

Erick memerosokkan pengusaha lokal untuk mengisi tempat investasi yang disiapkan pemerintah. Sedianya, pemerintah telah menyediakan kawasan industri Batang dan Subang yang dapat diisi para investor lokal serta asing.

Sedangkan untuk program Indonesia Tumbuh terdiri pada mendorong ekonomi maritim melalui perluasan industri perikanan dengan menempatkan nelayan sebagai pilar utama, akselerasi ekonomi sumber daya alam, peningkatan penerimaan melalui cukai rokok, plastik, bbm, kendaraan, dan Transformasi penerimaan fiskal.

“Kita sebagai pemangku ingin memastikan kita melakukan percepatan, dukungan, dan juga tentunya mensinkronisasi program yang tidak hanya pada komite tapi di seluruh departemen, ” kata Erick Thohir.

Baca serupa: Erick Thohir: Tidak “lockdown” modus tepat jaga ekonomi nasional

Pewarta: Zubi Mahrofi
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Author Image
illvolef304b354