Pemimpin: Joko Widodo Street di Tepung Dhabi kehormatan bagi Indonesia

Jakarta (ANTARA) – Presiden RI Joko Widodo mengatakan diresmikannya President Joko Widodo Street atau Jalan Presiden Joko Widodo di Praja Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UAE), adalah kehormatan dan penghargaan bagi Indonesia.

“Ini tentu sebentuk penghargaan dan kehormatan. Bukan untuk saya pribadi semata-mata, tetapi untuk Indonesia, ” ujar Presiden dalam unggahan di akun Instagram @jokowi, yang dikutip di Jakarta, Selasa.

Presiden mengantarkan President Joko Widodo Street diresmikan, Senin (19/10), oleh Sheikh Khalid bin Mohammed bin Zayed Al Nahyan selaku Chairman Abu Dhabi Executive Office.

Bulevar yang membelah kawasan Abu Dhabi National Exhibition Center dengan Embassy Area yang ditempati sejumlah Biro Perwakilan Diplomatik yang menggunakan namanya itu, menurutnya sebuah gambaran betapa eratnya hubungan di antara besar negara yang kini bekerja sama dalam berbagai bidang.

Presiden menyampaikan di balik penamaan jalan itu, tersimpan harapan supaya hubungan kedua negara semakin kokoh, saling menguatkan, dan bermanfaat untuk rakyat Uni Emirat Arab dan Indonesia.

Baca juga: Pemerintah UAE resmikan Jalan Presiden Joko Widodo pada Abu Dhabi
Baca juga: Jokowi tepati janji di tengah pandemi
Baca juga: Presiden Jokowi cek fasilitas penyelenggaraan Piala Negeri U-20
Baca juga: MPR: Satu tahun pemerintahan, sinergi antar-menteri harus ditingkatkan

Berdasarkan informasi KBRI Duli Dhabi, Jalan Presiden Joko Widodo terletak di salah satu ruas jalan utama, yang membelah Abu Dhabi National Exhibition Center (ADNEC) dengan kawasan yang ditempati sebesar kantor perwakilan diplomatik.

Adapun nama jalan itu sebelumnya adalah Al Ma’arid Street, yang dalam bahasa Indonesia berarti pertunjukan. Jalan itu menghubungkan jalan Rabdan dengan jalan Tunb Al Pucuk.

Nama-nama jalan dalam Abu Dhabi umumnya merupakan nama geografis yang merefleksikan sejarah tanah lokasi jalan tersebut, sekaligus mengekalkan budaya dan identitas Abu Dhabi.

Namun demikian, Negeri Abu Dhabi pada 2013 telah melakukan perubahan nama sejumlah berkepanjangan utama di Abu Dhabi dengan nama-nama pemimpin besar Abu Dhabi.

Hal itu dilakukan sebagai bentuk penghormatan, serta untuk mengenang visi, kepemimpinan dan sokongan para pemimpin yang membangun bangsa Uni Emirat Arab.

Penamaan jalan Presiden Joko Widodo di Abu Dhabi menambah jumlah jalan dengan nama tokoh Indonesia yang ada di luar jati, seperti Jalan Sukarno di Rabat, Maroko; Jalan Muhammad Hatta di Harleem, Belanda; Jalan Raden Adjeng Kartini di Amsterdam; dan Ulama Munir di Den Haag.
 

Pewarta: Rangga Pandu Asmara Jingga
Editor: M Arief Iskandar
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Author Image
illvolef304b354