BUMD Jaswita Jabar tawarkan empat proyek investasi di WJIS 2020

BUMD Jaswita Jabar tawarkan empat proyek investasi di WJIS 2020

proyek ini ditawarkan kepada investor dengan model pendanaan berupa pinjaman lunak, kemitraan strategis, maupun investasi langsung

Bandung (ANTARA) kacau BUMD PT Jasa dan Kepariwisataan Jabar (Perseroda) atau Jaswita Menggambarkan menawarkan empat proyek strategis dalam berbagai lokasi di Provinsi Jawa Barat pada West Java Investment Summit 2020.

Direktur Pokok PT Jasa dan Kepariwisataan Menggambarkan (Perseroda) Deni Nurdyana Hadimin, di Bandung, Rabu, mengatakan empat rencana investasi yang ditawarkan Jaswita Jabar ini seluruhnya merupakan proyek primadona untuk mendukung pengembangan pariwisata dalam Jawa Barat.

Ke empat proyek investasi tersebut ialah pembangunan hotel kapsul di Bulevar Ambon No 18 Kota Bandung senilai Rp7, 2 miliar, pendirian pasar kreatif Cikutra di Pekerjaan Cikutra No 70 Kota Bandung senilai Rp212 miliar, pembangunan zona ekowisata Hejo Forest di Ciwidey Rancabali senilai Rp6, 5 miliar, serta pembangunan pondok seni Pangandaran senilai Rp12, 9 miliar.

“Tawaran investasi di empat proyek ini, sejalan dengan pandangan pembangunan Jawa Barat yaitu mendaulat pariwisata sebagai gerbong pembangunan ekonomi, dan juga selaras dengan pandangan Jaswita Jabar untuk menjadikan Jaswita Jabar sebagai perusahaan unggulan pada bidang pariwisata pada tahun 2025 mendatang, ” katanya.

Keempat proyek ini ditawarkan kepada investor dengan model pendanaan berbentuk pinjaman lunak, kemitraan strategis, maupun investasi langsung.

Besar bisnisnya pun bervariasi, mulai dari pengelolaan langsung oleh Jaswita Mencuraikan maupun kerja sama pengelolaan secara mitra investor.

Seluruh proyek ini  ditawarkan kepada investor karena tidak mungkin ke-empat order ini dibiayai sendiri oleh Jaswita.

“Saat kondisi perekonomian yang terdampak COVID-19 salah kepala opsi pembiayaan yang paling menguatkan adalah dengan mengundang investor untuk bersama-sama membangun proyek pendukung pariwisata ini bersama-sama, ” kata Deni.

Sebelumnya, Selasa (17/11)  Jaswita Jabar melakukan perjanjiam  kegiatan sama (PKS) diantaranya dengan Biro Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat terkait Pengembangan dan tata Pondok Seni Pangandaran Jawa Barat, Perjanjian Kerahasiaan (Non Disclosure Agreement) antara Jaswita Jabar dengan PT Kinerja Pay Indonesia untuk pembangunan proyek di kawasan Jawa Barat.

Penandatangan nota kesepahaman (MoU)  Jaswita Jabar dengan PT Kinerja Pay Indonesia Kerjasama Pembangunan Proyek Di Kawasan Jawa Barat, dan perjanjian pendahuluan kerja sama pengembangan dan pengelolaan Hejo Forest Eco Tourism antara JSW secara PT Bina Wana Lestari.

Selain itu, Jaswita Menerangkan MoU dengan PTPN VIII terpaut pengelolaan kawasan wisata Ciater dengan disaksikan langsung oleh Gubernur Jawa Barat M Ridwan Kamil.
Baca juga: Jaswita Jabar-Bank BJB kerja sama wujud hotel di Bandara Kertajati
Baca juga: Wagub: Iklim investasi perlu didukung tenaga kerja kompetensi tinggi
Baca juga: BI: Investasi senilai Rp256 triliun sampai dari WJIS 2020

Pewarta: Ajat Sudrajat
Editor: Royke Sinaga
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Author Image
illvolef304b354