Gajah PUPR: 1. 900 paket tiba proses lelang, guna pemulihan ekonomi

Gajah PUPR: 1. 900 paket tiba proses lelang, guna pemulihan ekonomi

Sudah mulai sebulan dengan lalu, sudah ada sekitar satu. 900 paket yang masuk pada SPSE, jadi sudah mulai berlaku

Jakarta (ANTARA) – Departemen Pekerjaan Umum dan Perumahan Kaum (PUPR) menyampaikan sudah memulai proses pelelangan dini terhadap sekitar 1. 900 paket yang masuk di dalam Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) guna mendukung pemulihan ekonomi nasional.

“Sudah mulai sebulan yang lalu, sudah ada sekitar 1. 900 paket yang masuk dalam SPSE, jadi sudah mulai berjalan, ” ujar Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dalam acara Pembukaan Wujud Indonesia 2020 secara daring pada Jakarta, Selasa.

Menurut Menteri Basuki, dengan melakukan pelelangan dini maka dapat mempercepat biaya modal sehingga dapat mendukung perbaikan ekonomi nasional.

Baca juga: PUPR lelang dini 501 paket infrastruktur senilai Rp3, 14 triliun

“Pertumbuhan ekonomi kuartal ketiga didukung oleh belanja negeri karena investasinya belum begitu meningkat dan konsumsi masyarakat juga masih rendah, ” ujar Menteri Basuki.

Ia menyampaikan kemajuan belanja pemerintah sebesar 15 persen telah berkontribusi terhadap perekonomian nasional sehingga terjadi perbaikan pada kuartal ketiga tahun ini.

“Belanja pemerintah yang naik 15 persen pada kuartal ketiga bisa mendongkrak pertumbuhan ekonomi menjadi kurang tiga persen, ” kata Menteri Basuki.

Pada kuartal III-2020 perekonomian Indonesia terkontraksi sejumlah 3, 49 persen (yoy) atau membaik dari triwulan sebelumnya dengan terkontraksi 5, 32 persen.

Baca selalu: PUPR targetkan enam proyek tol KPBU masuk fase persiapan lelang 2021

Ke depan Menteri Basuki mengucapkan pihaknya akan terus berupaya buat mempercepat belanja pemerintah agar perekonomian Indonesia dapat lebih baik teristimewa.

Dalam kesempatan persis Ketua Umum Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Rosan Roeslani mengatakan industri konstruksi menjadi bagian penting buat memenuhi kebutuhan pembangunan infrastruktur.

“Seperti yang disampaikan Presiden RI Jokowi (Joko Widodo), pembangunan infrastruktur adalah pondasi utama keturunan Indonesia untuk dapat bersaing dengan negara lain, infrastruktur adalah kreator lapangan kerja, infrastruktur menciptakan titik-titik pertumbuhan ekonomi baru, infrastruktur membenarkan jaringan logistik, infrastruktur membangun kebudayaan dan infrastruktur mewujudkan keadilan baik, ” ujarnya.

Baca juga: Menteri Basuki minta KPK awasi pengadaan barang dan jasa di PUPR
 

Pewarta: Zubi Mahrofi
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Author Image
illvolef304b354